Proses terjadinya gol Di Maria memang di awali dengan sebuah skema serangan balik yang berawal dari kesalahan Lichsteiner saat kehilangan bola. Dengan cepat bola di berikan kepada Lionel Messi dan melewati dua pemain Swiss, kemudian sang kapten memberikan umpan matang kepada Di Maria yang berlari di sisi kanan.
Untuk itu, dirinya pun mengaku bersalah dan siap mempertanggungjawabkan kesalahannya tersebut. Walaupun demikian, pemain yang membela Juventus ini mengaku seharusnya Swiss bisa bertahan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke drama adu penalti. Namun kenyataannya berbeda.
“Sebelum gol tersebut terjadi, saya kehilangan bola dan mereka (Argentina) berhasil memanfaatkannya dengan cepat dengan sebuah penyelesaian yang mematikan,” ungkap Lichsteiner kepada Football-Italia.
“Kami menerima hukuman saat pertandingan sesungguhnya telah berakhir, sangat disayangkan,” sambungnya.
Lebih jauh lagi, pemain senior Swiss ini juga memuji kinerja rekan satu timnya yang tak kenal lelah selama 120 menit.
“Swiss patut mendapatkan respek dari apa yang telah kami lakukan di atas lapangan dan kami tidak sepatutnya mengakhiri turnamen dengan cara seperti ini,” lanjut pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini.
“Kami telah membuktikan kepada orang banyak bahwa kami adalah tim yang bagus dan kami bermain dengan baik hingga gol tersebut tercipta,” pungkasnya, Rabu (2/7/2014).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar