Sabtu, 05 Juli 2014

HT: Pendapatan per Kapita RI Bisa Saingi Malaysia

HT: Pendapatan per Kapita RI Bisa Saingi Malaysia (Hary Tanoesoedibjo: Heru/Okezone)
Chief Executive Officer (CEO) MNC Group Hary Tanoesoedibjo optimistis Indonesia akan menjadi negara yang besar dan maju. Hal tersebut dapat terealisasikan jika sumber yang dimiliki dikelola dengan baik.

"Saya penganut yang optimistis, kalau dikelola dengan baik. Percayalah Indonesia akan menjadi negara besar," ucap Hary dalam acara Pemaparan Perkembangan Bisnis MNC Group di MNC Tower, Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Hary pun mencontohkan, saat ini Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hanya USD900 miliar dengan kurs Rp12.000 per USD dengan pertumbuhan ekonomi 5-6 persen. Ini akan meningkat jika pendapatan per kapita masyarakat Indonesia meningkat.

"Pendapatan kapita kita masih USD3.400 per tahun, padahal rata-rata negara berkembang itu pendapatan per kapitanya USD4.000 per tahun. Kita masih kalau jauh dengan negara berkembang lainnya, apalagi dengan negara maju yang menyentuh USD50 ribu per tahun," kata Hary.

HT sapaan Hary menjelaskan, pendapatan kapita Indonesia pun masih kalah dengan Malaysia yang sudah USD11 ribu per tahun dan Singapura sudah USD50 ribu per tahun.

Namun HT optimistis, jika pendapatan per kapita Indonesia dapat menyaingi Malaysia, PDB Indonesia bisa loncat dari USD900 miliar ke USD2,75 triliun.

"Kita enggak usah bicara Singapura yang sudah USD50 ribu kapitanya, kalau kita dapat menyaingi Malaysia saja PDB kita bisa lompat dari USD900 miliar menjadi USD2,75 triliun dengan asumsi pertumbuhannya tetap, jadi meningkat USD1,85 triliun. Ini besar sekali. Kalau masuk ke ekonomi kita ini luar biasa," tegas HT.

HT sangat optimistis Indonesia bisa menjadi negara besar apalagi dengan jumlah penduduk yang sangat besar. Dirinya pun mencontohkan, pada tahun 1990-an pendapatan per kapita China di bawah Indonesia tapi sekarang sudah yang terbesar di level USD80 ribu  per tahun.

"Contohnya China dulu itu di bawah Indonesia PDB sekarang hampir USD80 ribu pendapatan kapitanya dengan penduduk 1 miliar. Malaysia hanya kecil penduduknya, Indonesia 240 juta ini sangat potensial. Apalagi kita miliki Sumber Daya Alam yang lengkap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar