Senin, 07 Juli 2014

China Larang Etnis Uighur Berpuasa

Etnis Uighur (Foto:Reuters) Pemerintah China dilaporkan melarang etnis Uighur menunaikan ibadah puasa. Etnis Uighur banyak terdapat di wilayah XinJiang, China.

Keterangan mengenai pelarangan tersebut dilontarkan oleh Kongres Uighur Dunia (WUC). Melalui Juru Bicaranya Dilxadi Rexiti, pelarangan berpuasa yang dilakukan Pemerintah China berupa pemberian makanan gratis dan pemeriksaan dari rumah ke rumah.

Kesaksian dari Rexiti diperkuat dengan adanya imbauan tentangan terhadap ramadan yang disebarkan Pemerintah China. Imbauan-imbauan tersebut bertuliskan "Kami ingatkan setiap orang tidak diizinkan mengambil bagian dalam bulan ramadan."

Melihat keadaan tersebut, WUC segera mengecam apa yang dilakukan China. Diyakini mereka tindakan China ini dapat memicu konflik baru.

"Langkah yang diambil China untuk membatasi keimanan warga Uighur dapat menciptakan konflik baru," sebut Rexiti, seperti dikutip dari IBT, Rabu (2/7/2014).

"Kami mendesak Pemerintah China untuk memastikan kebebasan beragama bagi etnis Uighur," tambah dia.

Xinjian merupakan daerah mayoritas Muslim di China. Sejak lama wilayah ini menuntut kemerdekaan dari Beijing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar