Sabtu, 05 Juli 2014

ISIL Rebut Kilang Minyak Suriah

Pasukan ISIL (Foto: Reuters) Kelompok  Islamic State in Iraq and Levant (ISIL) menguasai penuh seluruh kilang minyak dan gas milik Suriah di Provinsi Deir Ezzor. Lokasi tersebut sangat strategis dan berbatasan dengan Irak.

Berkuasanya ISIL atas kilang minyak Suriah tidak lepas dari pengumuman mereka yang telah membentuk kekhalifahan ISlam di Suriah dan Irak. ISIL juga terus melakukan perlawanan terhadap kedua pemerintahan di negara itu.

"ISIL mengambil kilang Tanak di lokasi Gurun Sheiyat di Provinsi Ezzor," menurut yrian Observatory for Human Rights, seperti dikutip AFP, Sabtu (5/7/2014).

Sebelumnya kelompok ISIL juga merebut kilang minyak Al-Omar. Namun mereka belum menguasai kilang minyak Al-Ward yang ukurannya relatif kecil.

Juni 2014 lalu ISIL mengklaim bahwa sudah membentuk kekhalifahan. Wilayah kedaulatan negaranya terbentang dari Aleppo di Suriah sampai wilayah Diyala yang ada di Irak.

Sebelumnya, deklarasi ini muncul di tengah upaya militer Irak meraih kembali kota-kota yang berhasil direbut oleh militan ISIL selama satu bulan terakhir. Meningkatnya krisis keamanan Irak diawali keberhasilan militan ISIL berhasil menduduki Kota Mosul.

Namun, Pemerintah Irak segera mengambil tindakan untuk memukul mundur para militan tersebut dari Kota Mosul. Sementara ISIS berjuang menduduki wilayah di sepanjang utara dan timur yang berbatasan langsung dengan Irak.

Abu Bakr al Baghdadi pun diangkat menjadi khalifah oleh pihak ISIL. Baghdadi dikenal sebagai cendekiawan yang berhasil mendapatkan gelar PhD dengan fokus kajian studi Islam di salah satu universitas di Baghdad.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar