Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GRIB) Adhie Massardi, menilai konflik Israel dan Palestina telah menjadi komoditi politik di Indonesia. Terlebih, saat ini tengah terjadi perhelatan pemilihan umum presiden (pilpres).
"Sudah lama isu Palestina di Indonesia hanya dijadikan komoditi politik lokal. Seolah kalau sudah membela Palestina dengan mengutuk Israel dan Amerika Serikat sudah berada di jalur politik Islami.
Mantan
Juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, menduga
mereka yang teriak-teriak membela Palestina tidak memahami apa yang
sesungguhnya terjadi di pusat pergolakan politik Timur Tengah.
"Makanya, saya percaya bahwa isu Palestina ini juga dijadikan komoditas politik oleh kedua capres untuk menarik simpati masyarakat muslim di sini," tegasnya.
Ia pun menuding capres yang paling gembar-gembor meneriakan isu Palestina, justru ingin mengurangi resistensinya dari umat Islam di Indonesia.
Diketahui, agresi militer Israel ke Palestina memicu emosi bangsa Indonesia. Tak sedikit pula yang meneriakan dukungan terhadap Palestina.
Namun, momen itu juga menarik perhatian para capres-cawapres yang tengah bertarung di Pilpres 2o14. Mereka pun berlomba-lomba memberikan bantuan kemanusiaan dan seruan perlawanan terhadap negara zionis tersebut.
"Makanya, saya percaya bahwa isu Palestina ini juga dijadikan komoditas politik oleh kedua capres untuk menarik simpati masyarakat muslim di sini," tegasnya.
Ia pun menuding capres yang paling gembar-gembor meneriakan isu Palestina, justru ingin mengurangi resistensinya dari umat Islam di Indonesia.
Diketahui, agresi militer Israel ke Palestina memicu emosi bangsa Indonesia. Tak sedikit pula yang meneriakan dukungan terhadap Palestina.
Namun, momen itu juga menarik perhatian para capres-cawapres yang tengah bertarung di Pilpres 2o14. Mereka pun berlomba-lomba memberikan bantuan kemanusiaan dan seruan perlawanan terhadap negara zionis tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar