Setidaknya 17 penambang di China dilaporkan tewas setelah sebuah ledakan meluluhlantahkan tambang tempat mereka bekerja.
Insiden tersebut terjadi di 120 kilometer dari Pusat Kota Urumqi. Urumqi merupakan Ibu Kota, Provinsi Xinjiang.
Dilansir dari Associated Press, Senin (7/7/2014) saat ini penyebab ledakan nahas tersebut masih diselidiki oleh pihak berwenang di China.
Dari keterangan pemerintah setempat, tambang yang meledak itu dimiliki oleh Dahuangshan Yuxin Coal Mining Company. Perusahaan tersebut sempat dimiliki Militer China sebelum diakuisisi pemerintah pusat.
Kecelakaan tambang acap kali terjadi di Negeri Tirai Bambu. Hal tersebut mengundang kritikan tajam mengenai regulasi keamanan pekerja maupun tempat tambang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar