Jumat, 24 November 2017

Masjid Al Rawdah Mesir Dibom, Korban Tewas Jadi 239 Orang

Bom Masjid Sinai
Jumlah korban tewas akibat serangan di masjid itu adalah 155 orang, kemudian bertambah menjadi 184 orang. (europanpress via new york times)
Jumlah korban ledakan bom dan serangan bersenjata di salah satu masjid, Mesir dilaporkan terus bertambah. Para pelaku menyerang ke arah jemaah yang baru menunaikan ibadah salat Jumat. 

Insiden tersebut terjadi di masjid Ar-Raudhah di Bir al-Abed, yang ada di kota El-Arish. Media setempat sebelumnya sempat menyebutkan jumlah korban tewas adalah 155 orang, kemudian bertambah menjadi 184 orang.
Kini dilansir dari Aljazeera, Jumat (24/11) korban tewas mencapai 239 orang. Pemerintah Mesir pun menyatakan sebagai Hari Berkabung Nasional.
Media negara Mesir MENA melaporkan ada 120 orang terluka dalam serangan tersebut. Laporan media lokal mengatakan penyerang diduga menanam bahan peledak dan kemudian melepaskan tembakan ke saat ceramah sedang berlangsung.
Mesir memang sudah sejak lama bertahun-tahun berjuang melawan gerakan bersenjata di Semenanjung Sinai.
Pada tahun 2014, setelah sebuah bom bunuh diri yang menewaskan 31 tentara, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengumumkan keadaan darurat di semenanjung tersebut, yang menggambarkannya sebagai sarang dan zona aman teroris.
Akibatnya, pihak berwenang melakukan penutupan jalan Arish-Rafah, dan lebih jauh ke arah timur. Sementara itu Pemerintah Indonesia memastikan belum ada laporan korban Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kejadian tersebut.
Meski begitu Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
 

Kamis, 23 November 2017

Singapura Himbau Warganya di Bali Siap Evakuasi Kapan Saja

Gunung Agung mengeluarkan asap dan abu vulkanik dari kawahnya, terlihat dari Tulamben, Bali, Indonesia, 21 November 2017. (AP Photo/Wayan Wijaya)

Singapura mengeluarkan imbauan agar warganya yang sedang berada di Bali bersiap untuk evakuasi kapan saja, di tengah kekhawatiran akan ada letusan yang lebih besar dari Gunung Agung.
Para pejabat berwenang belum mengubah status siaga Gunung Agung, yang masih satu tingkat di bawah level siaga tertinggi. Tidak ada laporan pembatalan penerbangan.
“Warga Singapura harus menunda perjalanan yang tidak penting ke kawasan-kawasan yang terkena (dampak letusan) di Bali,” Kementerian Luar Negeri Singapura mengatakan dalam imbauan perjalanannya, seperti dikutip Reuters.
“Anda harus siap dievakuasi kapan saja.”
Letusan-letusan bisa menimbulkan awan abu vulkanik yang mengganggu perjalanan udara, kata Kementerian Luar Negeri Singapura menambahkan.
Gunung Agung, dengan ketinggian 3.000 meter, terakhir kali meletus 1963 dan menewaskan 1.000 orang serta merusak beberapa desa.
Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui pesan singkat ponsel, mengatakan telah terjadi “erupsi freatic” pada Selasa petang, disertai asap hitam yang membumbung setinggi 700 meter dan diikuti hujan abu, kerikil, pasir.
Erupsi freatik terjadi ketika air bawah tanah yang dipanaskan oleh magma dengan cepat berubah menjadi uap, menurut sebuah unggahan blog di situs Discovermagazine.com.
BNPB tidak menyarankan adanya kegiatan dalam radius 6-7.5 kilometer (3.7-4.6 mil) dari kawah. Sebanyak 29,245 orang berlindung di 278 tempat pengungsian, menurut BNPB.
Australia tidak mengubah imbauan perjalanan dan meminta warga Australia di Bali untuk “memonitor” laporan media lokal, mengikuti instruksi pejabat setempat, dan tidak berada di dalam zona terlarang.
Bisnis pariwisata di Bali, yang dikunjungi 5 juta wisatawan tahun lalu, menurun sejak September, ketika aktivitas kegempaan Gunung Agung meningkat.

Malaysia & Indonesia Protes Resolusi UE untuk Batasi Ekspor Kelapa Sawit

Indonesia dan Malaysia, dua produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia mengatakan, Rabu (22/11), jutaan petani rakyat yang mengelola perkebunan kelapa sawit skala kecil akan menderita, bila Parlemen Eropa bersikukuh menjalankan langkah “tidak adil” untuk membatasi penggunaan minyak kelapa sawit.
Parlemen Eropa pada April, mendukung seruan untuk melakukan penyelidikan lebih besar terhadap penggunaan kelapa sawit dan minyak sayuran lainnya untuk biofuel. Langkah ini diambil untuk mencegah agar target Uni Eropa untuk menggunakan transportasi dengan bahan bakar energi terbarukan setelah 2020, tidak akan menyebabkan pembabatan hutan atau deforestasi.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan resolusi Parlemen Eropa sengaja menyasar kelapa sawit, walaupun produksi minyak sayur lainnya juga menyumbang pada laju deforestasi.
Menurut kedua pemimpin, membatasi akses pasar minyak kelapa sawit juga tidak membantu target PBB untuk mengentaskan kemiskinan dan menaikkan pendapatan.
“Setiap kebijakan diskriminatif dari Resolusi itu, tidak saja dianggap sebagai praktik tidak adil untuk perdagangan, tetapi juga akan mempengaruhi penghidupan jutaan petani rakyat di Indonesia dan Malaysia,” kata kedua pemimpin dalam pernyataan bersama.
Ini pertama kalinya kedua negara menimbang isu itu. Najib dan Jokowi bertemu di Kuching untuk Pertemuan Tahunan Malaysia dan Indonesia ke-12.
Minyak kelapa sawit adalah bahan dasar pembuatan hampir semua kebutuhan sehari-hari mulai dari minyak goreng hingga sabun dan kosmetik. Minyak sawit juga menjadi bahan campuran bahan bakar diesel.
Resolusi Parlemen Eropa juga meminta skema tunggal Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan (CSPO) untuk ekspor kelapa sawit dan minyak sayur lainnya ke Eropa, untuk memastikan bahwa komoditas ini diproduksi dengan cara yang ramah lingkungan.
Para legislator Uni Eropa mengatakan langkah ini adalah upaya untuk diskusi yang lebih luas, setelah kelompok pecinta lingkungan, seperti Greenpeace memperingatkan dampak merusak pada mitigasi iklim dan keanekaragaman hayati.
Walaupun laporan tersebut tidak mengikat, legislator Uni Eropa sekarang sedang menkaji dan mengusulkan amandemen pada rancangan target biofuel EU, yang kemudian akan disampaikan kepada Komisi Eropa dan negara anggota.

Tokoh Sensor Internet China Ditangkap atas Tuduhan Korupsi




Mantan tokoh sensor Internet atau julukannya China’s Great Firewall, Lu Wei, telah menjadi “macan” pertama yang dihadapkan kepada penyidikan korupsi dalam Partai Komunis sejak Presiden Xi Jinping mulai masa jabatannya yang kedua bulan lalu.
Analis mengatakan penyidikan terhadap praktik-praktik korupsi Lu oleh banyak kalangan dianggap sah dan sudah waktunya.
Namun, kejatuhan Lu juga memperjelas ketidakpuasan di kalangan para netizen negara itu, yang tidak senang dengan regulasi internet ketat yang diberlakukan oleh Lu Wei. Mereka juga memperolok apa yang disebut Pujian untuk Xi, sebuah budaya menjilat terpusat pada kultus individu Xi Jinping, demikan kata analis.
Hari Selasa sore, badan anti korupsi China mengumumkan bahwa Lu Wei usia 57 tahun yang pernah berdinas sebagai deputi pemimpin departemen propaganda partai, telah ditangkap sehubungan penyidikan korupsi.
Lu dilaporkan ditahan penyidik minggu lalu bersama enam rekan dan anggota keluarganya. Lu yang tadinya berperan sebagai pemimpin administrasi dunia maya China antara 2013 dan 2016, adalah orang utama yang melaksanakan kebijakan dunia maya Xi Jinping.
Dalam peran itu, dia punya kekuasaan besar atas pengguna internet China yang berjumlah 730 juta itu, dan dia berperan sebagai penjaga gawang atas bisnis teknologi asing yang hendak masuk ke pasar China.

Sabtu, 18 November 2017

Pernikahan sesama jenis 'didukung mutlak', pemerintah Australia akan dorong pengesahan



Hampir sebanyak delapan juta rakyat Australia mendukung pernikahan sesama jenis dalam jajak pendapat sukarela yang tidak mengikat.

Walau jajak pendapat itu tidak mengikat, Perdana Menteri Malcolm Turnbull menegaskan pemerintah kini berupaya mendorong agar pernikahan sesama jenis bisa disahkan oleh parlemen sebelum Natal tahun ini.

"Jutaan (rakyat Australia) sudah berbicara dan mereka secara mutlak memilih ya untuk kesetaraan pernikahan," kata Turnbull setelah hasil jajak pendapat diumumkan.
"Mereka memilih ya untuk keadilan, ya untuk komitmen, ya untuk cinta. Dan kini terletak pada kami di parlemen Australia untuk melanjutkannya," tambah Turnbull.
Berdasarkan data Biro Statistik Australia, sebanyak 7,8 juta orang atau 61,6% responden memilih pernikahan sesama jenis disahkan secara resmi oleh pemerintah. Adapun yang menolak mencapai 4,9 juta orang.
Jika ditotal, jumlah responden dalam jajak pendapat tersebut menyentuh 12,7 juta responden atau 79,5% penduduk Australia yang bisa menentukan pilihan dalam pemilu.
Saat hasil diumumkan, para pendukung pernikahan sesama jenis turun ke jalan untuk merayakan. Banyak di antara mereka yang mengibarkan bendera pelangi, menari, menyanyi, dan berpelukan.

Hasil jajak pendapat disambut dengan perayaan di berbagai kota di Australia. 
Bagaimana pelaksanaan jajak pendapat?
Jajak pendapat pernikahan sesama jenis digelar selama delapan minggu dan, berbeda dengan pemilihan umum yang wajib diikuti, survei ini dilakukan secara sukarela.
Para pemilih diminta menjawab pertanyaan, "Apakah undang-undang pernikahan harus diubah agar pasangan sesama jenis bisa menikah?" Pemilih kemudian mengirimkan jawaban mereka melalui pos.
Kubu pendukung pernikahan sesama jenis beralasan pemerintah harus menjamin kesetaraan dalam pernikahan bagi semua warga. Sedangkan kubu yang menolak, menitikberatkan pada definisi keluarga dan kekhawatiran tentang bagaimana isu gender diajarkan di sekolah.
Kini, Perdana Menteri Turnbull—yang merupakan seorang pendukung kuat pernikahan sesama jenis—menghadapi perdebatan mengenai komponen apa yang seharusnya dimasukkan dalam revisi undang-undang pernikahan.

Sejumlah anggota parlemen yang beraliran konservatif mengajukan revisi undang-undang yang mendorong pengecualian sehingga pemilik usaha berhak menolak melayani pernikahan pasangan homoseksual. Mereka berkilah hal tersebut memberi perlindungan keagamaan kepada warga.
Di lain pihak, Senator Dean Smith berencana mengajukan revisi dalam versi berbeda. Versi ini mendapat sokongan luas dari partai oposisi dan sejumlah elemen pemerintah, termasuk Turnbull.
Bagaimanapun, rencana pengesahan pernikahan sesama jenis mendapat sambutan dari berbagai pihak.
"Ini adalah hasil luar biasa dan kita harus sangat bangga terhadap negara menakjubkan ini," kata Direktur Eksekutif maskapai Qantas, Alan Joyce, yang menyokong pernikahan sesama jenis.
Mantan PM Tony Abbot, yang menentang pernikahan sesama jenis, mengatakan parlemen "harus menghormati hasil" jajak pendapat.

Kamis, 02 November 2017

Penjelasan tentang free bitcoin

Mengenai free bitcoin ini memang asik sih apabila kita melakukan multiplay BTC apa lagi kita menang terus ya kan bro, tapi kalonya punya saya sih kalah terus ada beberapa trik tapi selama ini saya mencoba berbagai cara di internet tapi hasilnya sih kebanyakan nihil tapi saya belum mencoba withdraw sih soalnya uangnya masih 0 (nol) ga ada sama sekali. hahahaha kalo memang ingin mendaftar klik disini suapaya REFERRAL saya bertambah dan bisa ngebuktikan bahwa free bitcoin bisa diwithdraw semoga saja tidak menipu kita semua. lumayan juga hasilnya jikalau ada yang bergabung dilink saya itu supaya nantinya bisa diwithdraw semoga saja kalo uangnya banyak. hehehe bantuannya ya teman - teman. ">