Jumat, 04 Juli 2014

Lawan Belgia, Argentina Kembali Berharap kepada Messi

Preview Piala Dunia 2014, Argentina melawan Belgia

Argentina akan kembali berharap kepada Lionel Messi untuk meraih tiket semifinal Piala Dunia 2014 saat bertemu Belgia, Sabtu (5/7) di Stadion Nacional, Brasilia. Jika sukses melaju ke empat besar, maka ini adalah untuk pertama kalinya “Tim Tango” kembali tampil di semifinal setelah tahun 1990. Saat itu Argentina masih diperkuat Diego Maradona.
Berbeda dengan keiikutsertaan di dua Piala Dunia sebelumnya, Messi kali ini seolah sedang dicintai Dewi Fortuna. Jika di Piala Dunia 2006 dan 2010 dia gagal mencetak gol, maka pada event akbar di benua kelahirannya, sriker Barcelona ini telah sukses mencetak empat gol dalam empat pertandingan yang telah dilakoninya di Brasil.
Dia sukses menjebol gawang lawan saat bertemu Bosnia-Herzegovina, Iran serta Nigeria (2 gol). Assist-nya saat melawan Swiss di perdelapan final juga membuat Angel di Maria mampu mencetak gol dan menjadi penentu kemenangan. Fakta ini tentunya bakal menjadi “jimat” bagi pelatih Alejandro Sabella, untuk mewujudkan mimpi bangsa Argentina meraih gelar juara dunia untuk ketiga kali setelah 1978 dan 1986.
Meski demikian Messi tentu bukan satu-satunya amunisi hebat yang dimiliki Argentina. Sabella juga selalu menegaskan jika “Tim Tango” tidak tergantung pada Messi.
“Gol saat melawan Swiss berawal dari bola yang sukses direbut Rodrigo Palacio, seorang penyerang yang turun sebagai gelandang,” kata Sabella dalam konferensi pers, Jumat.
“Dia lalu memberikannya kepada Messi yang menerima bola dalam posisi bagus. Inilah yang membuat Messi bisa mengirim bola kepada Di Maria,” papar Sabella. “Empat tahun lalu dia dikritik karena tak bermain bagus dan kini Anda menyebut kami bergantung padanya,” dia menambahkan.
Trio lini depan Argentina memang menjadi senjata yang sangat ditakuti lawan. Sergio Aguero mungkin tak akan tampil karena masih cedera, tapi mereka masih punya Ezequiel Lavezzi juga Rodrigo Palacio.
Pada pertandingan di Brasilia nanti, dalam formasi starter Messi kemungkinan bakal ditemani Gonzalo Higuain serta Lavezzi di barisan depan. Namun ancaman bagi lini belakang Belgia bukan cuma dari trio penyerang.
Di lini tengah, “Albiceleste” memiliki Di Maria, yang perannya sangat menonjol. Gelandang klub Real Madrid inilah yang bisa membuat perhatian tim lawan terpecah. Penampilannya sangat mobil. Dia seperti ada di seluruh penjuru lapangan.
Meski aslinya adalah pemain sayap kiri, pemain berusia 26 tahun ini bisa menyerang dari sisi mana pun. Dia juga bisa tiba-tiba datang dari lini kedua untuk mengancam gawang lawan.
Pemain Belgia Eden Hazard mengakui calon lawan mereka punya materi pemain yang luar biasa, termasuk Messi. Namun demikian pemain Chelsea ini tak takut.
Dia juga menegaskan Belgia sudah mempersiapkan kiat meredam Argentina yakni mematikan gerak Messi. “Kami tahu pemain terbaik dunia ada di dalam tim ini, namun kami tak gentar,” ujarnya.
“Kami bisa menang. Argentina memang sudah tampil bagus, namun mereka punya pemain yang bisa membuat perbedaan. Jika kami bisa menghentikannya, kami punya peluang meski tak akan mudah,” kata eks pemain Lille ini.
Argentina memang tak boleh memandang enteng Belgia. Pelatih Marc Wilmots datang ke Brasil berbekal salah satu generasi terbaik dalam sejarah sepak bola Belgia. Di semua lini mereka memiliki pemain yang kemampuannya merata.
Melihat penampilan Argentina di pertandingan-pertandingan sebelumnya terlihat jelas jika mereka tak terlalu superior. Mereka bahkan membutuhkan babak tambahan untuk bisa menaklukkan Swiss di 16 besar.
“Jika Argentina memutuskan untuk menerapkan pola permainan menyerang seeperti biasanya, kami akan memiliki peluang sangat besar saat melawan mereka,” kata bek tengah Vincent Kompany.
Bek Manchester City ini akan kembali berduet dengan Daniel van Buyten menjaga jantung pertahanan. Namun Kompany juga bisa saja ditemani Thomas Vermaelen yang sudah pulih dari cedera hamstring.
Gelandang Steven Defour bisa bermain lagi seusai menjalani hukuman tak boleh berlaga dalam satu pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya saat bertemu Korea Selatan.
Sementara di kubu Argentina, bek kiri Marcos Rojo tak bisa diturunkan karena terkena hukuman larangan tampil satu kali akibat akumulasi kartu kuning. Tempatnya akan digantikan Jose Maria Basanta.
Belgia juga punya kartu truf lain untuk meredam Messi. Dia adalah Thibaut Courtois, kiper jangkung berusia belia, 22 tahun. Dia sangat berpengalaman menghadapi Messi saat memperkuat klubnya Atletico Madrid. Musim lalu, dia juga sempat enam kali bertemu Messi yang bermain untuk Barcelona.
Barcelona tak pernah mampu memetik kemenangan dalam enam pertemuan itu. Dalam enam pertemuan itu Messi juga selalu gagal menjebol gawang Atletico yang dijaga Courtois. Apakah kesialan Messi saat bertemu Courtois bakal berlanjut? Kita lihat saja laga di Stadion Nacional nanti.
Perkiraan Susunan Pemain
Argentina (4-3-3)
K: 1. Sergio Romero
B: 17. Federico Fernandez, 4. Pablo Zabaleta, 2. Ezequiel Garay, 23. Jose Maria Basanta
T: 5. Fernando Gago, 14. Javier Mascherano, 7. Angel di Maria
D: 9. Gonzalo Higuain, 10. Lionel Messi, 22. Ezequiel Lavezzi
Pelatih: Alejandro Sabella
Belgia (4-2-3-1):
K: 1. Thibaut Courtois
B: 2. Toby Alderweireld, 15. Daniel Van Buyten, 4. Vincent Kompany, 5. Jan Vertonghen
T: 19. Mousa Dembele, 6. Axel Witsel
T: 11. Kevin Mirallas, 7. Kevin De Bruyne, 10. Eden Hazard
D: 17. Divock Origi
Pelatih: Marc Wilmots

Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)
Stadion Nacional, Brasilia

Empat Pertandingan Terakhir Argentina
15/06/14 Piala Dunia Argentina 2-1 Bosnia-Herzegovina
20/06/14 Piala Dunia Argentina 1-0 Iran
24/06/14 Piala Dunia Nigeria 2-3 Argentina
30/06/14 Piala Dunia Argentina 1-0 Swiss

Empat Pertandingan Terakhir Belgia
16/06/14 Piala Dunia Belgia 2-1 Aljazair
21/06/14 Piala Dunia Belgia 1-0 Rusia
26/06/14 Piala Dunia Korea Selatan 0 - 1 Belgia
01/07/14 Piala Dunia Belgia 2-1 Amerika Serikat

Pertemuan Sebelumnya
13/06/82 Piala Dunia Argentina 0-1 Belgia
05/09/84 Uji Cob Belgia 0-2 Argentina
25/06/86 Piala Dunia Argentina 2-0 Belgia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar